Satukota.com – Aksi penyerangan menggunakan senjata tajam terjadi di kawasan Ruko Blok B-2, Pasar Induk Caringin, Kota Bandung, pada Sabtu (24/10/2026) sore, yang mengakibatkan satu petugas parkir meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka serius.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.45 WIB ketika sekelompok orang yang diperkirakan berjumlah 30 orang menyerang sejumlah petugas parkir di lokasi kejadian.
Korban meninggal dunia diketahui berinisial FR (22), sedangkan dua korban lainnya, T (37) dan AS (34), dilaporkan mengalami luka serius akibat serangan tersebut.
Berdasarkan informasi awal, kelompok penyerang meninggalkan lokasi setelah melakukan aksinya, sementara para korban mendapatkan penanganan medis.
Polisi Selidiki Penyerangan di Pasar Induk Caringin
Insiden kekerasan di kawasan Pasar Induk Caringin itu kini menjadi perhatian aparat kepolisian, terutama untuk mengungkap identitas para pelaku dan mengetahui penyebab terjadinya penyerangan.
Kapolsek Babakan Ciparay, AKP Kardi, membenarkan adanya peristiwa tersebut sebagaimana diberitakan IDN Times.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengumpulkan informasi terkait kejadian, termasuk menelusuri pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.
Hingga informasi ini disusun, motif penyerangan belum diketahui secara pasti dan identitas kelompok yang diduga melakukan penyerangan masih dalam proses pengungkapan.
Belum ada keterangan terperinci mengenai kemungkinan adanya perselisihan sebelum kejadian maupun hubungan antara para korban dan kelompok penyerang.
Tiga Korban Dievakuasi ke Rumah Sakit
Akibat serangan tersebut, tiga orang menjadi korban, dengan FR dinyatakan meninggal dunia dan T serta AS mengalami luka serius.
Ketiganya dilaporkan dievakuasi ke RS Bandung Kiwari untuk mendapatkan penanganan medis.
Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya keamanan di kawasan perdagangan yang memiliki aktivitas tinggi, termasuk area parkir dan pertokoan di sekitar pasar induk.
Kawasan Pasar Induk Caringin merupakan salah satu pusat kegiatan perdagangan di Kota Bandung, sehingga keamanan pekerja, pedagang, pengunjung, dan petugas parkir menjadi aspek penting untuk menjaga kelancaran aktivitas sehari-hari.
Meski demikian, penyebab khusus yang memicu penyerangan tersebut belum dapat dipastikan sebelum penyelidikan kepolisian menghasilkan temuan yang lebih jelas.
Identitas Pelaku dan Motif Masih Didalami
Penyelidikan lanjutan diharapkan dapat mengungkap rangkaian kejadian secara utuh, mulai dari latar belakang penyerangan hingga peran masing-masing orang yang diduga terlibat.
Informasi mengenai jumlah pelaku yang mencapai sekitar 30 orang masih merujuk pada laporan awal dan perlu dikonfirmasi melalui hasil penyelidikan resmi.
Masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi mengenai motif maupun identitas terduga pelaku sebelum terdapat keterangan resmi dari aparat berwenang.
Perkembangan kasus ini akan bergantung pada hasil pengumpulan keterangan saksi, penelusuran bukti di lokasi, serta langkah penyidikan yang dilakukan kepolisian.***






