Selain itu, penting untuk membatasi durasi penggunaan gadget. Anak-anak sebaiknya tidak menggunakan gadget lebih dari dua jam sehari, terutama pada usia dini.
Mengatur pencahayaan ruangan dan jarak pandang juga membantu. Pastikan layar gadget tidak terlalu terang atau terlalu redup, serta jarak pandang minimal 30–40 cm dari mata.
Peran Orang Tua dalam Mengawasi Penggunaan Gadget
Orang tua memiliki peran penting dalam mengawasi penggunaan gadget pada anak. Langkah-langkah seperti membuat jadwal waktu layar, mendorong aktivitas luar ruangan, dan memberikan edukasi tentang bahaya gadget perlu diterapkan.
Menurut IDI Ungaran, aktivitas luar ruangan memiliki manfaat besar untuk kesehatan mata anak. Paparan cahaya alami membantu mengurangi risiko miopia. WHO juga menyarankan agar anak-anak menghabiskan setidaknya dua jam sehari bermain di luar ruangan.
Selain itu, orang tua disarankan rutin memeriksakan mata anak ke dokter. Pemeriksaan mata setiap enam bulan sekali dapat membantu mendeteksi masalah sejak dini dan mencegah komplikasi lebih lanjut.
Dampak Psikologis dan Sosial
Selain dampak fisik, kebiasaan bermain gadget secara berlebihan juga berpengaruh pada kesehatan psikologis dan sosial anak. Anak-anak yang terlalu asyik dengan gadget cenderung kurang bersosialisasi, yang dapat memengaruhi perkembangan emosi mereka.
Oleh karena itu, mengarahkan anak untuk berinteraksi langsung dengan teman sebaya melalui permainan tradisional atau aktivitas kelompok sangat penting.
(VZ/RS)






