Pada sistem kelistrikan AC, biasanya saat salah menghubungkan kabel, maka efeknya bisa membuat percikan api, ledakan, hingga membuat listrik rumah tangga mati seketika.
Sedangkan pada sistem listrik DC, kabel yang tertukar bisa menyebabkan panas berlebih, aki korslet, keluar percikan api, hingga fuse atau sikring yang meleleh.
Sebenarnya kita bisa saja menggunakan kabel berwarna hitam untuk yang positif dan kabel warna merah untuk yang negatif.
Namun yang jadi masalah adalah ketika kabel merah digunakan untuk negatif dan salah satu ujungnya, sedangkan ujung lainnya terhubung ke arus positif.
Selain itu, warna kabel yang digunakan secara tidak umum bisa membuat kebingungan ketika kelak kita ingin mengurai kabel untuk membetulkan komponen tertentu.
Kita kembali ke filosofi awal di mana kabel diwarnai untuk memberikan kode sehingga kelak bisa mudah diidentifikasikan.
Jadi jika warna kabel tidak ditempatkan secara standar, maka efeknya bisa membuat kebingungan dan memperbesar potensi salah pasang kabel.
Tetapi memang standar warna kabel ini cukup beragam, kita perlu cek kembali standar apa yang digunakan dalam pewarnaan kabel.
(VZ/RS)






