Seperti yang dibahas sebelumnya, visor smoke adalah visor yang tidak terlalu bening dan tidak terlalu gelap.
Sedangkan untuk visor dark, biasanya akan berwarna hitam lebih pekat sehingga penggunaannya dibatasi.
Di beberapa negara, visor dark ini dilarang dipakai di jalan raya untuk harian dan hanya terbatas untuk off road saja seperti untuk balapan di lintasan.
Hal ini karena memang visor dark akan membuat pemakai helm susah melihat jika cuaca mendung atau waktu sudah malam hari.
Pada balapan MotoGP pun, sebenarnya kaca gelap ini hanya digunakan saat cuaca terik saja. Ini agar mata dan wajar pembalap tidak terasa panas atau terbakar hingga silau.
Pasalnya saat balapan di lintasan aspal, cahaya bukan hanya hadir dari terik matahari secara langsung, melainkan bisa juga dari pantulan aspal.
Sedangkan jika cuaca mendung atau balapan di adakan di malam hari, biasanya pembalap akan menggunakan visor yang lebih bening seperti kaca smoke hingga kaca yang benar-benar bening.
Tak lain ini dilakukan agar pandangan pembalap tidak terganggu karena susah melihat ke arah luar akibat minimnya cahaya yang masuk.
Jadi sampai di sini pun sudah jelas jika kaca gelap ini memang tidak dianjurkan dipakai secara sembarangan.
Sebab jika sampai pakai kaca gelap di malam hari, maka efeknya bisa membuat pandangan terganggu.
Meski bisa diakali dengan cara membuka kaca helm, namun hal ini akan terasa tidak nyaman di mana angin bisa membuat mata lelah karena terus-terusan menerpa.
(VZ/RS)






