Terima kasih sudah mengunjungi Satukota.com

DMCA  PROTECTED

Cangkurileung Artinya Di Bahasa Sunda

Logo Satukota.com
Logo Satukota.com

Satukota.com – Hai sobat satukota! Di kesempatan kali ini mari kita bahas mengenai cangkurileung artinya di dalam Bahasa Sunda.

Cangkurileung, mungkin kalian pernah mendengarnya di beberapa kesempatan. Misalnya saja lewat lagu-lagu berbahasa Sunda atau saat sedang mengobrol dengan rekan.

Menurut kami, cangkurileung ini cukup enak untuk disebutkan, entah kenapa. Nah jika kalian penasaran dengan makna dari kata yang satu ini, mari kita artikan bersama.

Arti Cangkurileung

Cangkurileung artinya adalah burung kutilang. Ya, kutilang dalam Bahasa Sunda disebut dengan cangkurileung. Jadi bagi kalian yang sudah tahu, jangan bingung lagi ya!

Burung kutilang sendiri memiliki nama lain yakni ketilang, cucak ketilang, hingga nilam. Burung ini sendiri adalah burung pengicau dari suku suku Pycnonotidae.

Dilansir dari id.wikipedia.org, fakta menarik mengenai nama burung ketilang atau kutilang adalah sebagai berikut:

Dalam bahasa Inggris burung ini disebut Sooty-headed Bulbul, sementara nama ilmiahnya adalah Pycnonotus aurigaster; mengacu pada bulu-bulu di sekitar pantatnya yang berwarna jingga.

Tentang Burung Kutilang

Burung yang satu ini kerap dijadikan burung peliharaan, pasalnya burung yang satu ini cukup aktif dalam berkicau dan memang dipelihara atas alasan itu.

Kicauan dari burung ini cukup khas yakni berbunyi cuk-cuk, tuit-tuit, hingga kadang berbunyi seperti ke-ti-lang selama berulang-ulang.

Atas kicauan yang unik tersebut, maka rasanya tidak heran jika burung ini di Indonesia disebut sebagai burung kutilang atau pun ketilang.

Masih dilansir dari id.wikipedia.org, fakta mengenai burung ini secara lebih lanjut adalah sebagai berikut:

Cucak kutilang kerap mengunjungi tempat-tempat terbuka, tepi jalan, kebun, pekarangan, semak belukar dan hutan sekunder, sampai dengan ketinggian sekitar 1.600 m dpl. Sering pula ditemukan hidup meliar di taman dan halaman-halaman rumah di perkotaan. Burung ketilang acapkali berkelompok, baik ketika mencari makanan maupun bertengger, dengan jenisnya sendiri maupun dengan jenis merbah yang lain, atau bahkan dengan jenis burung yang lain. Seperti umumnya merbah, makanan burung ini terutama adalah buah-buahan yang lunak. Cucak kutilang sering menjengkelkan petani karena kerap melubangi buah pepaya dan pisang yang telah masak di kebun. Namun, di balik itu burung ini juga menguntungkan para petani karena memangsa berbagai jenis serangga, ulat, dan aneka hewan kecil lainnya yang menjadi hama tanaman.

Oke, artikel ini kami akhiri. Semoga bermanfaat!