Stres juga dapat memengaruhi kekebalan tubuh. Oleh karena itu, manajemen stres melalui meditasi, pernapasan dalam, dan aktivitas relaksasi lainnya sangat dianjurkan.
Aktivitas seperti berkebun, mendengarkan musik, atau berbincang dengan teman dan keluarga dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan mental.
Lansia juga disarankan untuk menghindari kebiasaan yang dapat merugikan kesehatan, seperti merokok dan konsumsi alkohol berlebihan.
Merokok dapat merusak sel-sel dalam tubuh, sementara alkohol dalam jumlah besar dapat mengganggu penyerapan nutrisi yang penting untuk kekebalan tubuh.
Meskipun penting untuk menjaga pola hidup sehat, vaksinasi juga berperan penting dalam melindungi tubuh dari penyakit.
Lansia disarankan untuk mengikuti jadwal vaksinasi yang direkomendasikan oleh dokter, seperti vaksin influenza dan vaksin pneumokokus, guna melindungi mereka dari infeksi yang berpotensi serius.
Salah satu aspek penting dalam menjaga kekebalan tubuh adalah menjaga hubungan sosial. Interaksi sosial yang positif dapat memperbaiki kesehatan mental dan membantu mengurangi stres.
Lansia yang memiliki hubungan sosial yang baik cenderung memiliki tingkat stres yang lebih rendah dan sistem kekebalan tubuh yang lebih baik.
Sebagai tambahan, IDI Enarotali menyarankan agar lansia selalu memantau kesehatan secara rutin dengan berkonsultasi dengan dokter.
Pemeriksaan kesehatan secara berkala dapat membantu mendeteksi masalah kesehatan lebih awal sehingga dapat segera diatasi.
(VZ/RS)






