Terima kasih sudah mengunjungi Satukota.com

DMCA  PROTECTED

Dunungan Artinya Apa Di Bahasa Sunda???

Logo Satukota.com
Logo Satukota.com

Satukota.com – Helo semua, apa kabarnya? Baiklah, di artikel kali ini, mari sama-sama kita bahas mengenai dunungan. Wah kira-kira dunungan artinya apa ya di Bahasa Sunda?

Dunungan adalah salah satu kata yang mungkin sering kalian dengan ketika tengah berbincang dengan orang-orang dari Suku Sunda.

Ya, dunungan rasanya kini bukan hanya disematkan pada orang-orang tertentu dan bahkan sudah sangat lazim digunakan kebanyakan orang.

Lalu apa itu dunungan?

Arti Dunungan

Dunungan artinya adalah majikan atau bisa juga sebagai bos atau bisa juga maknanya adalah pemberi pekerjaan. Sampai sini, sepertinya kita paham kenapa dunungan hanya disematkan kepada orang tertentu saja.

Ya, dunungan ini diartikan sebagai majikan atau orang yang memberikan pekerjaan. Misalnya saja pemilik sawah yang mempekerjakan orang-orang untuk menggarap sawahnya.

Atau pemilik proyek yang memberikan pekerjaan untuk membangun suatu bangunan di tempat tertentu. Dan terkadang dunungan ini merujuk juga pada juragan.

Nah di pembukaan tadi kami juga sempat singgung bahwa kini dunungan tidak hanya disematkan pada orang-orang tertentu saja, tapi juga disematkan pada orang-orang yang bukan berstatus bos.

Lalu, kok bisa seperti itu? Simak sub bab di bawah ini untuk lebih jelasnya.

Makna Lain Dari Dunungan

Bukan hanya untuk bos atau majikan saja, kadang dunungan juga disematkan pada pembeli, teman dekat, hingga kepada anak-anak.

Saat berjual beli, untuk menyanjung calon pembeli, tak jarang para pedagang mengatakan seperti berikut:

  • Mangga dunungan ditinggal heula barang-barangna, bilih aya nu cocok (Silahkan bos, dilihat dulu barang-barangnya, siapa tahu ada yang cocok)

Atau saat tengah bergurau dengan teman dekat, tak jarang kata dunungan juga terucap seperti kalimat di bawah ini:

  • Waduh dunungan tos ti mana, tos lami teu katinggal? (Waduh bos (teman) sudah dari mana, sudah lama tidak terlihat?)

Dan dari orang tua, terkadang orang tua juga memanggil anaknya dengan sebutan dunungan yang merupakan doa dan harapan semoga suatu saat anak mereka bisa jadi bos atau majikan.

Tugas Seorang Bos

Secara manajemen, bos itu memiliki makna yang luas. Suatu bos bahkan bisa mengabdi atau bekerja lagi dengan bos lain.

Dalam manajemen, bos sendiri dikategori dan ditingkatkan berdasarkan banyak hal. Misalkan bos juga diberi tanggung jawab yang berbeda-beda.

Sebagai contoh, kepala bagian adalah seorang bos bagi karyawan-karyawan yang di bawahinya. Sedangkan kepala bagian tersebut juga berada di bawah bos lain semisal supervisor.

Tetapi teori bos atau manajer dalam manajemen ini berlaku jika skala organisasi atau perusahaannya besar. Sedangkan untuk skala yang lebih kecil, tentu bos bisa dibedakan dengan mudah.

Misal pemilik sawah dan para pekerja penggarap sawah, keduanya punya perbedaan yang mencolok dari segi pekerjaan hingga pendanaan.

Kita mungkin berpikir jika bos hanya seorang yang suka menyuruh-nyuruh dan membayar kita jika kita sudah bekerja. Tetapi faktanya bos tidak hanya seperti itu.

Berikut beberapa tugas yang mungkin tidak terlihat:

  • Merancang perencanaan secara luas dan spesifik
  • Menyiapkan atau mencari dana sebagai modal usaha
  • Mencari pekerja atau anggota
  • Mengatur pekerjaan diri sendiri dan juga para bawahan
  • Melakukan evaluasi jika diperlukan

Oke, artikel ini kami akhiri. Semoga bermanfaat!