Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengenakan kacamata hitam yang mampu memblokir sinar UV.
Hal ini penting untuk melindungi mata dari paparan langsung sinar matahari yang dapat menyebabkan kerusakan pada lensa mata.
IDI Dogiyai juga mengingatkan masyarakat untuk tidak hanya bergantung pada penggunaan kacamata hitam, tetapi juga untuk menghindari paparan sinar matahari secara langsung pada jam-jam tertentu, seperti antara pukul 10 pagi hingga 4 sore, ketika sinar UV berada pada puncaknya.
Pentingnya kesadaran akan bahaya katarak ini tidak bisa dianggap remeh, karena kondisi ini dapat mengganggu kualitas hidup seseorang.
Meskipun operasi katarak kini sudah semakin maju dan mudah diakses, pencegahan tetap lebih baik daripada pengobatan.
Bahkan, bagi mereka yang sudah mengalami katarak, pencegahan lebih lanjut seperti penggunaan kacamata pelindung dan perlindungan terhadap sinar UV dapat memperlambat perkembangan penyakit tersebut.
Melalui upaya pencegahan yang tepat, risiko terkena katarak dapat dikurangi secara signifikan.
Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk melakukan pemeriksaan mata secara rutin guna mendeteksi masalah mata sejak dini, termasuk katarak.
Salah satu metode pencegahan yang penting adalah dengan menghindari paparan sinar matahari langsung.
Sinar UV memiliki potensi merusak lensa mata secara perlahan, menyebabkan katarak dalam jangka panjang.
Menurut studi yang diterbitkan di jurnal Ophthalmology, paparan UV berlebih dapat mempercepat proses penuaan pada lensa mata, sehingga meningkatkan kemungkinan terjadinya katarak pada usia dini.
Melalui kesadaran yang lebih tinggi, masyarakat dapat melindungi diri mereka sendiri dari bahaya tersebut.
IDI Dogiyai berharap semakin banyak orang yang memahami dampak buruk paparan sinar matahari terhadap mata dan lebih aktif menjaga kesehatan mata mereka.
Selain melindungi diri dari sinar matahari, menjaga pola makan sehat juga berperan penting dalam mencegah katarak.
Konsumsi makanan yang kaya akan vitamin C dan E, yang dikenal sebagai antioksidan kuat, dapat membantu melindungi mata dari kerusakan akibat radikal bebas.
Selain itu, gaya hidup sehat yang meliputi olahraga teratur dan menghindari kebiasaan merokok juga dapat mengurangi risiko terkena katarak.
Merokok diketahui dapat meningkatkan pembentukan katarak, karena mengurangi kadar antioksidan dalam tubuh dan meningkatkan kerusakan pada lensa mata.
Penting juga untuk menyadari bahwa meskipun katarak lebih umum terjadi pada orang yang lebih tua, paparan sinar UV yang berlebihan sejak muda dapat meningkatkan risiko tersebut pada usia yang lebih dini.






