Terima kasih sudah mengunjungi Satukota.com

DMCA  PROTECTED

Sayang Motor Mahal tapi Parkir di Gang Sempit? Hati-hati Bodi Baret, Bro!

Sayang Motor Mahal tapi Parkir di Gang Sempit Hati-hati Bodi Baret, Bro!

Satukota.com – Punya motor impian itu rasanya memang luar biasa. Entah itu matic bongsor 150cc yang lagi hype, motor sport fairing yang gagah, atau Vespa matic yang classy. Pasti ada rasa bangga tersendiri saat menungganginya di jalan raya.

Tapi, rasa bangga itu sering kali berubah jadi rasa “was-was” begitu sampai di rumah. Apalagi kalau kondisi tempat tinggal kita masih di kawasan padat penduduk dengan akses jalan “gang senggol”.

Parkir motor mahal di gang sempit atau teras yang mepet jalan umum itu ibarat gambling. Risikonya banyak, dan yang paling bikin sakit hati adalah melihat bodi motor mulus tiba-tiba penuh baret halus entah karena apa.

Buat kamu yang masih nekat parkir motor kesayangan di area sempit, waspadai risiko-risiko “receh” tapi bikin nyesek ini:

1. Tragedi Baret Stang Tetangga

Ini adalah kasus klasik. Gang yang sempit memaksa motor parkir berjejer rapat. Saat tetangga mau keluarin motornya buru-buru, seringkali ujung stang atau handle rem mereka “mencium” bodi motor kamu. Hasilnya? Baret dalam yang bikin cat glossy kamu jadi cacat.

2. Sasaran Empuk “Tangan Jahil”

Parkir di area terbuka yang sempit memudahkan orang asing untuk lewat. Risiko spion hilang, helm diambil, atau bodi dicoret-coret anak kecil yang main lari-larian sangat tinggi. Belum lagi risiko kucing yang suka naik ke jok dan meninggalkan jejak cakar.

3. Susah Manuver (Putar Balik)

Motor-motor zaman sekarang bodinya besar dan berat. Memutar balik motor seberat 130kg di gang selebar 1 meter itu butuh skill tingkat dewa. Salah sedikit, motor bisa ambruk (jatuh bego) dan fairing pecah. Biaya perbaikannya? Jelas tidak murah, Bro!

Solusinya: Upgrade Tempat Parkirmu

Sayang banget kan, kalau uang jutaan rupiah habis cuma buat repaint ulang atau ganti body part yang rusak karena salah parkir?

Daripada uangmu habis untuk perbaikan yang tidak perlu, atau habis untuk modifikasi yang tiada ujungnya, cobalah mulai berpikir strategis. Motor yang bagus layak mendapatkan “kandang” yang layak juga.

Sudah saatnya kamu mempertimbangkan untuk pindah ke hunian yang memiliki carport atau garasi sendiri. Memiliki rumah dengan garasi pribadi bukan cuma soal gengsi, tapi soal keamanan aset berharga kamu. Kamu bisa mencuci motor, memoles wax, atau ganti oli dengan santai tanpa takut menghalangi jalan orang lain.

Jangan khawatir soal harga. Sekarang banyak perumahan cluster baru yang ramah kantong milenial namun tetap menyediakan fasilitas carport yang luas.

Langkah pertamanya gampang, kamu bisa mulai survei lewat situs jual beli rumah baru. Di sana, kamu bisa mencari hunian berdasarkan spesifikasi yang kamu butuhkan, misalnya rumah dengan akses jalan lebar (dua mobil) atau rumah dengan halaman depan yang cukup untuk menampung koleksi motormu.

Kesimpulan

Ingat Bro, modifikasi itu boleh, tapi keamanan aset tetap nomor satu. Jangan sampai motor seharga puluhan juta jadi “korban” ganasnya parkiran gang sempit. Lindungi motormu, amankan investasimu, dan mulailah cari rumah dengan garasi impianmu sekarang.***