Satukota.com – Seorang pria berinisial DS (36) mengalami luka serius setelah terlibat keributan dengan sekelompok pengamen di sekitar Bunderan Cibiru, Kota Bandung, pada Rabu, 23 September 2026 sore.
Peristiwa tersebut berujung pada pengeroyokan yang membuat DS harus mendapatkan penanganan medis akibat luka pada bagian kepala dan wajah.
Polisi kini mendalami rangkaian kejadian tersebut, termasuk latar belakang perselisihan yang melibatkan korban dan sekitar delapan orang pengamen.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun kepolisian, kelompok pengamen tersebut sedang berkumpul sambil mengonsumsi minuman beralkohol ketika DS datang menghampiri mereka.
Kedatangan DS diduga berkaitan dengan permintaan uang kepada kelompok tersebut sehingga memicu perselisihan sebelum akhirnya terjadi tindakan kekerasan secara bersama-sama.
Setelah pengeroyokan berlangsung, kelompok tersebut meninggalkan lokasi dan DS ditemukan dalam kondisi terluka di sekitar kawasan Bunderan Cibiru.
Warga yang berada di sekitar lokasi disebut tidak berani menghentikan keributan karena para pengamen diduga berada dalam pengaruh minuman beralkohol.
Polisi kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi, meminta keterangan sejumlah saksi, serta membawa DS ke rumah sakit untuk memperoleh penanganan medis.
Luka yang dialami DS disebut cukup serius, terutama pada bagian kepala dan area wajah.
Dari penelusuran awal, polisi juga memperoleh informasi dari masyarakat mengenai dugaan bahwa DS sebelumnya kerap meminta uang kepada pengamen maupun pedagang kaki lima di sekitar Bunderan Cibiru.
DS juga disebut kerap bersikap kasar ketika permintaannya tidak dipenuhi, sehingga polisi mendalami kemungkinan adanya persoalan yang sudah berlangsung sebelum pengeroyokan terjadi.
Polisi menduga riwayat perselisihan tersebut dapat menjadi salah satu faktor yang melatarbelakangi tindakan pengeroyokan, namun penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan dan menelusuri orang-orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut.***






