Misal jika kita kerap menerjang jalanan yang tidak rata, maka itu bisa membuat kualitas oli shock jadi cepat menurun.
Atau jika kita menurunkan shock depan dengan ukuran yang berlebihan hingga gerak bebas shock depan jadi lebih pendek, hal tersebut juga bisa menyebabkan oli shock mudah menurun performanya.
Bisa juga karena kita kerap membawa beban berlebihan hingga membuat kinerja suspensi depan dan belakang jadi lebih ekstra.
Ada juga penyebab lain yakni karena seal shock depan sudah rusak sehingga membuat air hingga debu masuk ke tabung shock dan tercampur dengan oli shock.
Pada dasarnya, oli shock memiliki umur yang relatif panjang. Tetapi faktor penggunaan dan kerusakan pada suspensi bisa membuat masa pakainya jadi lebih pendek.
(VZ/RS)






