Satukota.com – Alat yang digunakan untuk mengukur berat jenis air aki adalah apa namanya? Air aki biasanya bisa diukur dengan alat yang seperti suntikan.
Accu atau accumulator yang biasa disebut sebagai aki masih banyak digunakan di era sekarang.
Salah satu varian aki adalah aki basah yang menggunakan air aki atau cairan elektrolit.
Dan untuk sekarang, ada juga aki basah maintenance free yang kerap disebut sebagai aki kering, padahal masih pakai cairan elektrolit hanya saja dengan sistem penyekatan yang berbeda.
Cairan elektrolit sendiri bisa diukur bukan hanya takaran atau ketinggiannya saja, melainkan berat jenisnya.
Alat Yang Digunakan Untuk Mengukur Berat Jenis Air Aki Adalah

Yang digunakan untuk mengukur berat jenis air accu adalah hydrometer atau hidrometer.
Hydrometer atau hidrometer sendiri bentuknya mirip dengan suntikan hanya saja modelnya berbeda.
Namun keduanya sama-sama punya tabung yang biasanya transparan.
Berat jenis pada aki sendiri harus dijaga agar tetap dalam batasnya, hal ini agar aki dapat bekerja dengan baik.
Adapun dalam suhu 20 derajat celcius, berat jenis cairan elektrolit aki adalah sebanyak 1.280.
Bahan Baku Air Aki
Di pasaran sendiri, air aki ini ada dua jenis yakni yang bernama air accu (sebenarnya air aki juga) serta aki zuur atau air zuur.
Kedua jenis air aki tersebut berbeda bahan baku dan juga peruntukkan, jadi tidak bisa saling tukar dalam penggunaannya.
Adapun untuk air accu atau air aki, biasanya berbahan baku air suling yang dihilangkan mineralnya dan difungsikan untuk menambah takaran air di aki.
Buka halaman berikutnya…






