Terima kasih sudah mengunjungi Satukota.com

DMCA  PROTECTED

Apa itu Handling di Kendaraan Bemotor?

Satukota.com – Apa itu handling di kendaraan bermotor? Selain dari pada akselerasi, ada juga yang namanya handling, di mana ini cukup penting pada kendaraan bermotor.

Apa itu Handling di Kendaraan Bemotor?

Ada beberapa aspek dalam kendaraan bermotor seperti akselerasi, top speed, hingga handling.

Bahkan jika bermain video game sekali pun, tiga aspek di atas kerap dijadikan acuan untuk mengukur performa kendaraan.

Tentunya, hal yang tidak dapat dilepaskan adalah mengenai handling.

Di mana kendaraan yang oke adalah kendaraan yang handling-nya oke juga.

Menariknya, dulu sebelum Ducati juara dunia MotoGP tahun 2022 kemarin, sempat motor ini menjadi rajanya akselerasi dan juga top speed.

Namun, kala itu masih sangat sedikit yang bisa mengendalikan motor dari Ducati MotoGP tersebut.

Bahkan sekelas Valentino Rossi pun kesulitan menaklukan motor pabrikan Italia tersebut.

Kenapa? Sebab Ducati memang terkenal garang untuk urusan top speed atau pun akselerasi.

Namun yang tidak ada di Ducati kala itu adalah handling untuk menikung dengan baik.

Alhasil, motor Ducati bisa mengasapi motor lain di lintasan lurus, namun menjadi ‘cupu’ ketika hendak memasuki tikungan, di tikungan, atau pun saat keluar dari tikungan.

Namun untuk saat ini, motor Ducati menjadi salah satu motor terbaik di MotoGP.

Intermenzo di atas mungkin bisa menggambarkan sedikit mengenai akselerasi pada kendaraan bukan?

Apa itu Handling di Kendaraan Bemotor?

Handling atau penanganan pada kendaraan bermotor adalah kemampuan kendaraan untuk mengatasi kecepatan, akselerasi, dan kestabilan saat melaju di jalan.

Handling merupakan hal yang sangat penting dalam mengendarai kendaraan, terutama dalam situasi yang membutuhkan pengendalian yang baik, seperti pada saat berkendara pada jalan yang berkelok-kelok atau pada saat menghindari rintangan yang tiba-tiba.

Dalam hal handling, banyak faktor yang harus dipertimbangkan, termasuk kualitas suspensi, rangka, ban, sistem pengereman, dan sistem kemudi.

Setiap bagian kendaraan tersebut harus berfungsi dengan baik untuk mencapai penanganan yang optimal.

Pertama-tama, kualitas suspensi sangat berpengaruh pada handling kendaraan.

Suspensi yang baik mampu menahan goncangan dan berfungsi sebagai penopang yang membuat kendaraan tetap stabil di jalan.

Selain itu, suspensi yang baik juga akan membantu mengurangi gejala seperti understeer atau oversteer, yang dapat mempengaruhi kemampuan kendaraan untuk berbelok pada saat yang tepat.

Kedua, ban kendaraan juga berpengaruh besar pada handling. Ban yang baik akan memberikan traksi yang optimal pada permukaan jalan, serta mengurangi risiko tergelincir atau kehilangan kontrol.

Kondisi ban seperti tekanan udara, keausan, atau jenis ban juga mempengaruhi handling.

Ketiga, sistem pengereman harus bekerja dengan baik agar kendaraan dapat dihentikan dengan aman dan efektif.

Sistem pengereman yang buruk akan mempengaruhi handling kendaraan, terutama pada saat melakukan pengereman mendadak. Hal ini akan meningkatkan risiko kecelakaan.

Keempat, sistem kemudi juga penting untuk handling. Sistem kemudi yang baik akan memberikan pengalaman mengemudi yang lebih responsif dan memberikan kontrol yang baik pada kendaraan.

Sedangkan sistem kemudi yang buruk akan membuat pengendara kesulitan mengendalikan kendaraan dan membuat handling kurang optimal.

Kesimpulannya, handling pada kendaraan sangat penting dalam mengemudi, terutama dalam situasi yang membutuhkan pengendalian yang baik.

Kualitas suspensi, ban, sistem pengereman, dan sistem kemudi harus berfungsi dengan baik untuk mencapai penanganan yang optimal.

Oleh karena itu, pastikan untuk memeriksa dan merawat kendaraan secara rutin agar selalu dalam kondisi yang baik dan siap untuk menghadapi situasi yang mungkin terjadi di jalan.

Cara Meningkatkan Handling Kendaraan

Berikut adalah beberapa cara meningkatkan handling pada kendaraan:

  1. Upgrade suspensi: Memperbarui sistem suspensi kendaraan dapat meningkatkan handling dengan mengurangi body roll dan meningkatkan responsifitas kendaraan saat berbelok. Komponen suspensi yang perlu diperhatikan adalah peredam kejut, pegas, sway bars, dan strut brace.
  2. Gunakan ban yang tepat: Memilih ban yang tepat untuk kendaraan dapat meningkatkan handling dengan memberikan traksi yang lebih baik pada permukaan jalan. Pilih ban yang sesuai dengan kondisi jalan yang biasa dilewati dan sesuai dengan kebutuhan kendaraan Anda.
  3. Perbaiki sistem pengereman: Sistem pengereman yang baik akan memperbaiki handling dengan memberikan kemampuan pengereman yang lebih kuat dan responsif. Pastikan sistem pengereman dalam kondisi yang baik dengan melakukan pemeriksaan rutin, mengganti komponen pengereman yang aus, dan mengisi cairan rem sesuai dengan rekomendasi produsen.
  4. Pasang sway bar: Sway bar, juga dikenal sebagai stabilizer bar, dapat meningkatkan handling kendaraan dengan meminimalkan body roll saat kendaraan berbelok. Sway bar juga dapat meningkatkan traksi pada ban dan mengurangi kemungkinan oversteer atau understeer.
  5. Perbaiki sistem kemudi: Sistem kemudi yang baik akan meningkatkan handling dengan memberikan responsifitas dan keakuratan yang lebih baik saat mengemudi. Pastikan sistem kemudi dalam kondisi yang baik dengan melakukan pemeriksaan rutin, mengganti komponen yang aus, dan melakukan pengaturan pada poros kemudi dan toe-in/toe-out.
  6. Pelajari teknik mengemudi yang baik: Pelajari teknik mengemudi yang baik seperti mengatur posisi duduk, penggunaan pedal gas dan rem, dan teknik belok yang tepat untuk meningkatkan handling kendaraan. Hal ini dapat membantu Anda menghindari situasi berbahaya dan meningkatkan kemampuan mengemudi.

Dalam melakukan upgrade atau perbaikan pada kendaraan, pastikan untuk berkonsultasi dengan mekanik atau teknisi yang ahli dalam bidang tersebut untuk memastikan bahwa perbaikan atau upgrade dilakukan dengan benar dan aman.

(VZ/RS)