Meski begitu, pengembangan nanoteknologi dalam farmasi masih menghadapi beberapa tantangan.
Salah satu tantangan utama adalah potensi efek samping dari partikel nano yang sangat kecil ini.
Karena ukurannya, partikel nano bisa menembus sel tubuh lebih mudah, tetapi ini juga menimbulkan risiko toksisitas yang perlu diperhatikan dengan serius.
Walaupun demikian, penelitian terus dilakukan untuk memastikan bahwa nanoteknologi dapat menjadi solusi masa depan dalam dunia farmasi.
Banyak perusahaan farmasi besar yang telah berinvestasi dalam pengembangan obat berbasis nano, dengan harapan bahwa teknologi ini akan semakin menjadi bagian dari terapi modern.
(VZ/RS)






