Satukota.com – Awewek arti bahasa Sunda? Hmm, ini adalah salah satu kalimat yang rancu. Namun kami sebagai orang Sunda mencoba memahaminya.
Mungkin maksudnya adalah awewek artinya dalam bahasa Sunda apa? atau bisa juga arti awewek dalam bahasa Sunda.
Jika pertanyaannya begitu, mari kita bahas saja artinya dan penulisan yang benar dalam awewek itu sendiri.
Awewek Artinya di Bahasa Sunda
Awewek arti bahasa Sunda akan lebih tepat jika ditulis sebagai awewek artinya di bahasa Sunda. Adapun mungkin maksudnya adalah awewe yang ditulis secara benar sebagai awéwé (ditulis tanpa huruf k).
Awéwé sendiri artinya adalah perempuan atau wanita (dalam bahasa Sunda). Lawan kata dari awéwé adalah lalaki atau pameget yang artinya adalah lelaki.
Awéwé ditulis dengan huruf “e curek” atau huruf E di bahasa Sunda yang dibunyikan secara kering dan punya koma di atas hurufnya.
Karena pelafalannya yang kering, maka tidak heran jika orang yang awam dengan bahasa Sunda mengira jika yang disebutkan adalah awewek, padahal yang benar adalah awéwé.
Contoh Kalimat Menggunakan Kata Awéwé
Beberapa contoh kalimat yang menggunakan kata awéwé adalah sebagai berikut:
- Rék ka mana Udin? Gaya euy, ka awéwé? (Mau ke mana Udin? Sudah gaya, ke perempuan?)
- Enya nu biasana mah awéwé nu di bumi. Masak, nyeuseuh, jeung sajabana. (Iya yang biasanya wanita yang di rumah. Masak, mencuci, dan lain sebagainya.)
- Ulah kitu ka awéwé! (Jangan begitu ke perempuan!)
Tentang Perempuan
Dilansir dari id.wikipedia.org, perempuan dijelaskan sebagai berikut:
Perempuan adalah istilah untuk jenis kelamin manusia yang berbeda dengan laki-laki. Dalam bahasa Sansekerta kata perempuan diambil dari kata per + empu + an. Per, memiliki arti mahluk, dan empu, yang berarti mulia, tuan, mahir. Dengan demikian perempuan bisa dimaknai sebagai mahluk yang memiliki kemuliaan atau kemampuan.
Dari ajaran Islam, Kristen, hingga Yahudi, perempuan pertama di bumi diyakini sebagai Hawa. Hawa sendiri adalah pendamping dari Adam (Nabi Adam).
Perempuan pertama yang bernama Adam tersebut disebutkan berasal dari salah satu tulang rusuk dari Nabi Adam.
Karena hal tersebut, maka tak heran jika banyak yang menyebutkan jika pria adalah tulang punggung (pencari nafkah), sedangkan wanita adalah tulang rusuk (bagian dari pria/ berkenaan dengan jodoh).
Baiklah, terima kasih sudah membaca artikel ini. Artikel ini kami akhiri dan semoga bermanfaat!






