Terima kasih sudah mengunjungi Satukota.com

DMCA  PROTECTED

Seorang Pria Tertemper Kereta Api di Maleber Bandung, Dievakuasi ke RSHS

Seorang Pria Tertemper Kereta Api di Maleber Bandung, Dievakuasi ke RSHS

Satukota.com – Seorang pria dilaporkan tertemper kereta api di kawasan Maleber, tepatnya di dekat SD Mutiara, Kota Bandung, pada Sabtu (17/10/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Petugas gabungan segera mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan mengenai insiden tersebut.

Tim PSC 119 Kota Bandung bersama Palang Merah Indonesia (PMI) melakukan penanganan terhadap korban sebelum mengevakuasinya ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Petugas Gabungan Lakukan Penanganan di Lokasi

Proses penanganan berlangsung dengan melibatkan sejumlah unsur petugas yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Jajaran Polsek Andir dan Linmas kewilayahan turut hadir untuk membantu proses penanganan serta menjaga situasi di sekitar lokasi tetap kondusif.

Kehadiran petugas di lokasi diperlukan untuk mendukung kelancaran evakuasi dan membantu memastikan kondisi di sekitar kejadian tetap terkendali.

Setelah mendapatkan penanganan awal, korban dibawa ke RSHS Bandung untuk memperoleh pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.

Hingga berita ini disusun, belum ada informasi terkonfirmasi mengenai identitas pria tersebut, termasuk usia dan kondisi kesehatannya setelah tiba di rumah sakit.

Penyebab insiden serta kronologi lengkap kejadian juga belum diketahui secara pasti sehingga belum dapat dipastikan bagaimana peristiwa tersebut bermula.

Masyarakat Diimbau Waspada di Jalur Kereta Api

Insiden di kawasan Maleber ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat ketika berada di sekitar jalur kereta api.

Warga diimbau untuk tidak beraktivitas sembarangan di area rel serta selalu memperhatikan keselamatan saat melintas atau berada di dekat jalur perjalanan kereta.

Masyarakat juga diharapkan tidak mendekati lokasi kejadian apabila tidak berkepentingan agar petugas dapat menjalankan tugas penanganan dengan lancar.

Informasi lebih lanjut mengenai identitas korban, kondisi terkini, dan penyebab kejadian masih menunggu kepastian dari pihak terkait.***