Terima kasih sudah mengunjungi Satukota.com

DMCA  PROTECTED

Viral  

Syarat Tinggi Badan Jadi Sorotan dalam Lowongan Kerja PT KAI di Semarang, Yogyakarta, dan Bandung

Syarat Tinggi Badan Jadi Sorotan dalam Lowongan Kerja PT KAI di Semarang, Yogyakarta, dan Bandung
Sumber gambar: Instagram/ fakta.indo

Satukota.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) membuka peluang kerja bagi masyarakat di beberapa kota besar dengan menggelar walk-in interview pada April 2025. Lowongan ini menjadi perhatian masyarakat setelah adanya syarat tinggi badan yang menjadi sorotan netizen.

Pada periode 7 hingga 15 April 2025, PT KAI melalui akun Instagram resmi KAI Services mengumumkan akan melakukan walk-in interview di tiga kota besar, yakni Semarang, Yogyakarta, dan Bandung. Pengumuman ini menarik perhatian banyak pencari kerja, terutama terkait dengan syarat utama yang cukup unik, yakni tinggi badan minimal untuk pelamar pria 170 cm dan untuk wanita 160 cm.

Lowongan kerja ini menargetkan para pelamar yang memenuhi kualifikasi tertentu. Menurut informasi yang dibagikan melalui akun Instagram KAI Services, calon pelamar haruslah Warga Negara Indonesia (WNI) dengan usia antara 18 hingga 27 tahun. Selain itu, syarat pendidikan minimal adalah lulusan SMA/sederajat dari jurusan tertentu. Salah satu kriteria yang juga menjadi fokus adalah pelamar yang belum menikah.

Namun, syarat yang menjadi sorotan netizen adalah tinggi badan minimal, yaitu 170 cm untuk pria dan 160 cm untuk wanita. Kriteria ini mencuri perhatian karena dianggap sebagai batasan yang cukup ketat. Meskipun demikian, syarat ini mungkin bertujuan untuk memenuhi standar tertentu dalam dunia kerja yang berkaitan dengan penampilan fisik (pafijabarprov.org), mengingat PT KAI adalah salah satu perusahaan dengan citra profesional yang tinggi.

Bagi mereka yang memenuhi syarat tersebut, PT KAI memberikan peluang untuk bergabung dalam berbagai posisi yang tersedia. Sebagai tambahan, pengalaman kerja di bidang Food and Beverage (F&B), hospitality, atau marketing menjadi nilai tambah bagi pelamar. Kemampuan berbahasa Inggris juga dihargai sebagai keterampilan tambahan yang diharapkan dimiliki oleh calon karyawan.

Dokumen yang perlu dipersiapkan oleh para pelamar untuk mengikuti walk-in interview ini antara lain fotokopi KTP, Kartu Keluarga (KK), NPWP, ijazah, SKHUN, SKCK, surat lamaran, CV, pas foto ukuran 4×6, serta foto full body. Semua dokumen ini harus lengkap untuk mempermudah proses seleksi.

Proses seleksi yang dijalani oleh para pelamar cukup ketat dan terdiri dari beberapa tahap. Pertama, verifikasi dokumen akan dilakukan untuk memastikan kelengkapan administrasi pelamar. Selanjutnya, pemeriksaan fisik akan dilaksanakan untuk memastikan pelamar memenuhi persyaratan fisik yang telah ditentukan. Proses wawancara juga akan dilakukan dalam dua tahap untuk menggali lebih dalam mengenai kualifikasi dan kemampuan pelamar. Terakhir, ada pemantauan akhir untuk memastikan bahwa seluruh tahapan seleksi telah dilalui dengan baik.

Kegiatan walk-in interview ini merupakan kesempatan besar bagi mereka yang tertarik untuk bergabung dengan PT KAI. Perusahaan ini, yang merupakan salah satu badan usaha milik negara yang terbesar di Indonesia, menawarkan peluang karir yang menjanjikan, terutama bagi mereka yang memiliki semangat tinggi dan ingin berkembang di sektor transportasi publik.

Dari informasi yang diperoleh, proses walk-in interview diadakan dengan tujuan untuk mencari kandidat terbaik yang memiliki kualifikasi sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Meskipun demikian, syarat tinggi badan yang menjadi perhatian banyak pihak tetap menjadi kontroversi. Beberapa netizen mengungkapkan bahwa meskipun tinggi badan tidak selalu relevan dalam pekerjaan tertentu, setiap perusahaan berhak menentukan standar yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Secara keseluruhan, lowongan ini memberikan kesempatan bagi individu yang memenuhi syarat untuk memperoleh pekerjaan di salah satu perusahaan BUMN terbesar di Indonesia. PT KAI juga diharapkan terus mengedepankan transparansi dan inklusivitas dalam proses seleksi agar dapat menarik kandidat terbaik dari berbagai latar belakang.***