Sebagai perbandingan, beberapa perusahaan ekspedisi lain telah menerapkan kebijakan kompensasi ketika terjadi keterlambatan pada layanan pengiriman ekspres.
Kebijakan seperti ini menunjukkan rasa tanggung jawab perusahaan terhadap konsumen yang menggunakan layanan premium dengan harapan pengiriman lebih cepat.
Sayangnya, SiCepat belum menunjukkan inisiatif serupa, meskipun keterlambatan terjadi lebih dari sekali dalam kasus ini.
Salah satu pengalaman pelanggan juga menunjukkan bahwa oknum kurir meminta izin untuk menandai paket seolah-olah sudah diterima, padahal paket sebenarnya baru akan dikirim keesokan harinya.
Praktik seperti ini sangat tidak sesuai dengan standar pelayanan yang seharusnya diberikan oleh layanan pengiriman profesional dan cepat.
Kepercayaan pelanggan terhadap SiCepat tentu bisa menurun jika hal ini dibiarkan terus terjadi.
SiCepat perlu segera menanggapi keluhan ini dengan serius dan melakukan perbaikan pada sistem pelayanan mereka.
Ketepatan waktu adalah faktor penting dalam layanan pengiriman ekspres, terutama bagi konsumen yang membutuhkan kecepatan.
SiCepat BEST seharusnya menjadi solusi untuk kebutuhan tersebut, bukan malah menjadi sumber keluhan.
Mengembalikan kepercayaan konsumen sangat penting bagi SiCepat, khususnya dalam menjaga reputasi mereka di industri yang sangat kompetitif ini.
(VZ/RS)


